(Mozaik 2) tak ada yang bisa kukatakan, Aku Menyayangimu… Bag.1
oleh: Alim M Wiltom
Hhhh…
hari ini begitu melelahkan. hari yang paling mendebarkan disepanjang sejarah hidupku…
aku sangat kecapaian. Punggungku rasanya seakan mau patah.
kurebahkan tubuh ku diatas kasur yang begitu empuk bertabur bunga. kuperhatikan satupersatu hiasan kamar yang berjuntai indah. Hiasan yang menghiasi sudut-sudut kamar. kamar ini beda, sangat beda. setidaknya beda dari seminggu yang lalu. ya mungkin karena hari ini adalah hari spesialku.
“akhirnya hari ini berlalu juga, Alhamdulillha” gumamku dalam hati.
“drrrt drrrrrt drrrrtt…”
“drrrt drrrrrt drrrrtt…”
“astaghfirullahaladzim…” aku terbangun dalam lamunan panjang. Mengindera sesuatu.
“Handpone ku!!!”
mataku tertuju pada handphone yang terletak di atas meja dekat ranjang kamarku. handphone yang sedari tadi menemani meja kayu ini sengaja ku silent kan, agar fokus dalam upacara sakralku.
“drrtt drrrttt drrt…” getar handphone pun terus berlanjut…
segera dengan gesit ku ambil handphone yang telah lama menari-nari diatas meja ini. tak kalah gesitnya dengan jurus-jurus Bruce lee..
“Barokallahu laka wa baroka a’laika Wajamaabaina kuma fii khoiri…”
“selamat saudaraku, sekarang islammu sudah utuh..”
“hati-hati akh, ente harus menyiapkan stamina. jangan panik… hahaha”
kubaca satupersatu pesan singkat di handphone ku…
“dasar teman-teman yang aneh…” gumamku gusar…
“bisa-bisanya ngerjain orang..”
“tapi bener juga ya??? jangan panik. hmm…” aku tertawa licik dalam hati.
Tak mungkin kujawab satupersatu pesan singkat itu. begitu banyak pesan singkat yang masuk dalam inbox handphoneku hari ini. dari ucapan selamat sampai hal-hal yang tidak pentingpun masuk dalam inbox handphone ku. walaupun sebenarnya aku juga suka dikerjain begitu.. hehe.
***
“bi, bi, abi.. bangun, bangun, udah waktu ashar nih, bangun…”
“ho ohh….” aku menguap panjang setengah sadar. Kubuka perlahan mata satu persatu. Tapi tiba-tiba. mataku terbelalak.
“ha???”
aku terkejut bukan kepalang, siapapula wanita berjilbab panjang ini. kok tiba-tiba muncul di kamar ku ini. Otakku bekerja super cepat, mengingat-ingat apa yang telah terjadi hari ini. Maklum IQ ku tidak terlalu tinggi, sehigga untuk mengingat sesuatu butuh proses yang panjang bagiku…
“astaghfirullahaladzim, i i iya.. mi. Abi bangun” jawabku.
Mi?? Bi??? gumamku heran. sejak kapan kami menyepakati panggilan ini. Abi-Umi. Semua terucap begitu saja. Refleks. hmm.. ada-ada saja.
ialah wanita yang kulihat ditaman bersama adik kesayanganku. wanita yang kuperjuangkan, aku tak peduli apakah ia suka atau tidak terhadapku, yang jelas kecenderungan hati ini telah mantap untuk segera meminangnya. dan hari ini wanita itu resmi menjadi bidardari dalam kehidupanku. hari ini menjadi saksi…
“yuk berjamaah…” suara lembut itu kembali memenuhi ruang hati ini. membuat jantung dag dig dug bukan kepalang.
“Umi udah wudhu..?” tanyaku ringan. ini trik ku supaya tidak terlihat gugup dan kaku didepannya. hanya basa-basi.
“Alhamdulillah udah…” jawabnya.
“udah Abi buruan Wudhu, trus kita berjamaah. bidardarimu ini sudah nggak sabar diimami sang pangeran…” goda nya..
“he he..” aku nyengir dg kikuk. bidadrdari?, ternyata istriku ini mesrah juga ya. Tepatnya genit.
aku beranjak dari tempat tidur, segera mengambil wudhu dan langsung mengimami sang bidardari tercantik yang pernah kumiliki….
***
“Assalamualaikum warrahmatullah…. Assalamualaikum warrahmatullah…”
setelah berdoa, segera kuhadapkan mukaku kebelakang. sambil menjulurkan tangan pada sang bidardari. Berharap ia menerima dg bersalaman layaknya seorang imam kepada makmumnya. Sengaja kupandang pekat-pekat mata yang cantik jelita itu, membuatnya tersipu malu. Tiba-tiba dengan sigap ia ingin menyambar tanganku untuk bersalaman..
“eits..” buru-buru aku menarik tangan. ia terkejut heran.
“lho kok?” gumamnya heran.
“kita kan bukan muhrim.. hehe” goda ku…
“Abi lupa? kan udah, tadi pagi Abi mengucapkan kalimat sakti. dengan begitu aku telah menjadi halal bagi Abi…” jawabnya lincah sambil tertawa mengejek..
kamipun tertawa bersama dengan begitu riang di ruangan 6×6 meter ini.. begitu mesrah…..
***
hari ini aku beraktifitas seperti biasanya, kekantor menjalankan anak perusahaan milik Ayah dan seperti biasanya pula sebelum sampai kekantor, aku mengantar adik kesayanganku ke kampusnya… lumayan jauh tempatnya. sehingga untuk naik angkot butuh transit sampai dua kali.
“belakangan ini kamu kok murung terus cit?” aku mencoba memecahkan kebisuan sepanjang perjalanan kepada adikku. memang setelah aku menikah, adikku sering murung di rumah. Entah kenapa aku tidak tahu.
“cit, kamu baik-baik saja kan?” tegasku melihat adiku yang masih saja membisu..
“gak kok. aku baik-baik saja kak” jawabnya singkat.
“yakin?”
“ya, yakin InsyaAllah”
“ya syukurlah kalo begitu” kamipun meneruskan perjalanan dengan keheningan. tanpa suara, tanpa canda seperti biasa.
sebelum aku menikah hari-hariku ya seperti ini, mengantar adik kesayangan. biasanya ia selalu menggodaku, bercanda, tertawa lepas.. tapi hari ini.. keakraban itu hilang…
“kak, aku boleh tanya??” tiba-tiba adikku bicara disela-sela keheningan.
“oh. ya, boleh. mau tanya apa cit?” jawabku santai.
“anu ka.. eh.. itu..” ia menghentikan kata-katanya.
“apa? kok kamu kayak orang bingung gitu? gak biasanya??”
“ini kak, aku masih ga dibolehin beli motor ya sama ibu??”
“lho kok nanyanya gitu?”
“habis setiap hari kakak harus nganter aku mulu, aku kasihan dg kakak. kalo ada motor kan enak, aku bisa pergi-pulang sendiri. gak mesti dianter kakak” rewelnya keluar.
“boleh dong kak.. kakak kan bisa bilang sama ibu. Kalo kakak yang bilang. Ibu pasti ngizinin..” sambungnya manja.
“dasar, bandel..” ujarku sambil mengusap2 jilbabnya..
memang adiku selalu menanyakan hal itu. menanyakan hal yang sama sebelum-sebelumnya. minta diizinin beli dan bawa motor. Ibu gak pernah izinin adiku bawa motor, persisnya semenjak kecelakaan bermotor 3 tahun yang lalu. yah motornya sih lumayan hancur. untung saja adikku gak kenapa-napa. walaupun sempat opname di rumah sakit selama 3 hari. Itu membuat sesiai rumah cemas bukan main. Ibu sampai menangis melihat kejadian waktu itu. Ayah marah-marah. “ kenapa gak dijaga,, kamukan kakaknya? Seharusnya kamu perhatikan adikmu,.. bla bla bla…”dan mulai hari itu ibu menegaskan kepadaku sebagai kakak satu-satunya untuk menjaga citra dan mengawasi agar ia tidak bawa motor…
***
“gimana mi? jadi mau nonton hari ini?” tanyaku di ruang makan.
“kalo umi, ikut apa kata abi ajalah..”
“ya udah kalo gitu, sudah sarapan umi siap-siap. kita langsung berangkat”
“Aku gak diajak ya kak?” sela adikku manja.
“gak boleh, kamu kan masih kecil” jawabku sedikit menyindir.
“lagian, masa mau ganggu orang pacaran?” sambungku.
“Uhh dasar… menyebalkan..” keluhnya.
“ya udah aku kekampus aja kalo gitu. yang anter siapa?” rengeknya.
“hhmm.. kayaknya mulai hari ini kamu harus membiasakan diri naik angkot ya cit.” tegasku.
“tuh kan jahat… udah gak diajak nonton, trus disuruh naik angkot pula” rengeknya kembali.
“ya udah pergi aja sono, aku mau ke kampus. Assalamualaikum!!!…” citra langsung meninggalkan meja makan dengan wajah kusam membuat kami bingung.
“wa….. alaikum sa…lam…”.
***
“hallo, Abi? Abi dimana? Ditunggu di ruang UGD Rumah Sakit dr.Soecipto sekarang! Disini dibutuhkan golongan darah A…” tutt…tutt…tutt..tutt…
“halo.. halo… halo…!!!?” handphone tiba-tiba saja dimatikan. Ku coba tuk menghubungi balik.
…“nomor yang anda tuju, sedang tidak aktif atau berada dalam luar jangkauan, cobalah beberapa saat lagi” …
“Astaghfirullahaladzim… semoga tidak terjadi apa-apa??”
Tanpa fikir panjang, Segera kupacu mobilku menuju ruang UGD Rumah Sakit dr.Soecipto…



hmmmm….
kok cuma hemm???
tannggapannya apa??
NUMPANG INFO YA BOS… bila tidak berkenan silakan dihapus:-)
LOWONGAN KERJA GAJI RP 3 JUTA HINGGA 15 JUTA PER MINGGU
1. Perusahaan ODAP (Online Based Data Assignment Program)
2. Membutuhkan 200 Karyawan Untuk Semua Golongan Individu (SMU, Kuliah, Sarjana, karyawan dll yang memilki koneksi internet. Dapat dikerjakan dirumah, disekolah, atau dikantor.
3. Dengan penawaran GAJI POKOK 2 JUTA/Bulan Dan Potensi penghasilan hingga Rp3 Juta sampai Rp15 Juta/Minggu.
4. Jenis Pekerjaan ENTRY DATA(memasukkan data) per data Rp10rb rupiah, bila anda sanggup mengentry hingga 50 data perhari berarti nilai GAJI anda Rp10rbx50=Rp500rb/HARI, bila dalam 1bulan=Rp500rbx30hari=Rp15Juta/bulan
5. Kami berikan langsung 200ribu didepan untuk menambah semangat kerja anda
6. Kirim nama lengkap anda & alamat Email anda MELALUI WEBSITE Kami, info dan petunjuk kerja selengkapnya kami kirim via Email >> http://joinkerjaonline.blogspot.com/
boleh.. boleh….
*asal jangan di Hacking aja.. ^^
heheheee,…
lanjutannya mana?pasti citra jatuh lg y??
hmm… rahasia…
mau nya gimana cerita selanjutnya??? **siapa tau jadi pertimbangan.. ^^
uminya hamil,wuahh terlalu cepet tapi ya…hehe
uhmmm,yg g maksa gitu lho,nek citra yg jatuh kan gampang ditebak.:D
coba dibaca cerita lanjutannya..