(Mozaik 1) Nobody like you !!
oleh: Susanti Eka Pratiwi
Begitu banyak hiasan berjuntai di atap kamar itu. menjulur bermeter – meter sutera menutupi temboknya, hingga tak ada sedikitpun celah tuk memperlihatkan pudarnya cat tembok yang sudah 10 tahun tak diganti. Ditambah rangkaian bunga di beberapa titik, membuatnya semakin indah. Kamar itu benar – benar berhasil disulap menjadi ruangan bidadari dalam semalam, tapi aku takut melihatnya, aku takut melalui hari – hari setelahnya.
******
“Kak, duren….” rengekku padanya setiap kali harum buah itu menggodaku. Selalu saja manja di depannya. Seorang laki – laki semampai yang selalu mengusap jilbabku saat aku rewel di dekatnya. Dia kakakku satu – satunya, kami sangat dekat, bagaimana mungkin hubungan kami tak dekat sedang setiap hari dia selalu ada untukku, dia yang selalu setia mendampingiku.
Ayah dan ibu selalu asyik dengan bisnisnya di Jerman, Hongkong, Sidney atau mana lagilah. Aku sampai tak hafal, selalu berpindah. Efeknya aku tak begitu dekat dengan mereka. Tapi dengan kakakku, setiap cerita di hari – hariku selalu terbagi dengannya. Dia segalanya untukku, entah akan seperti apa hidupku tanpanya.
Apapun pintaku selalu saja diusahakan. Alhasil, terciptalah aku yang sering bergantung padanya. Sedikit – sedikit kakak… rada susah dikit, kakak…kerepotan, kakak… sedih, kakak… sudah ngerjain tugas, kakak… huft… itulah aku dengan kakakku, manja.
******
Mushaf warna emas itu terbungkus rapi di atas meja belajar di kamar yang penuh sutera itu. besok akan jadi saksi bisu, perubahan status seorang gadis menjadi istri.
Hari sudah larut, lewat tengah malam. Tapi masih banyak orang seliweran di luar kamar ini. Menyiapkan esok yang mendebarkan. Hari bahagia bagi kebanyakan orang, harusnya aku juga. Tapi ada rasa yang bergejolak. Aku memutuskan tuk tetap tinggal di kamar ini, menatap wajahku di cermin. Kutatap lekat, mataku berkaca-kaca. Tapi tak menetes, belum menetes.
******
“lihat mbak itu!!” peritah kakak saat kami berjalan – jalan berdua. “Cantik tidak?” tanyanya selanjutnya.
“hm…..” aku mengangguk, nyengir, menatapnya menggoda, curiga.
Ia tahu aku mulai resek, colek sana – colek sini, tetap menggodanya. Ia hanya tersenyum, sok cool. “bagaimana kalau jadi kakakmu?” katanya datar dengan tetap menjaga senyumnya, tetep sok cool.
huaaaa…. aku melonjak senang. “yee… ternyata kakak doyan cewek juga” haahaha..
kuperhatikan lagi gadis yang ditunjuk kakakku, berjilbab besar juga sepertiku, cantik, manis, murah senyum, setidaknya itu penilaian awalku. Entahlah nanti kalau aku sudah lebih mengenalnya, akan berubah menjadi bidadari atau malah jadi nenek lampir.
*******
Kakak sudah menyelesaikan S2nya, benar juga, ia harus mulai berfikir tentang penggenapan diennya. Dan seleranya juga tidak terlalu buruk, lumayanlah, pikirku. seorang mbak yang yang tak luput dari perhatianku sejak awal bertemu, kakak menemukannya tidak sengaja di taman kota saat kami sedang berjalan – jalan berdua.
******
Besok statusnya akan bertambah, menjadi seorang suami untuk mbak yang kulihat di taman 5 bulan lalu. Baru aku tahu, ternyata itu juga pertama kalinya kakak melihatnya. Ia jatuh pada tatapan pertama. Lalu memperjuangkannya.
Gadis itu yatim piatu, tak mungkin acara pernikahan dilaksanakan di panti, cukup kecil untuk menampung tamu yang pasti akan membludak, teman kakak, juga partner bisnis ayah dan ibu yang berdatangan dari banyak negara. sehingga pernikahan dilaksanakan di rumah, mempelai pria.
Kukuasai kamar kakak malam ini. kamar pengantinya. Sepertinya ia menyadari ada yang tak beres padaku, menatapku dalam, mataku berkaca tapi ia memilih diam dan beranjak ke kamarku, tidur, menyiapkan energi tuk esok hari.
Kutatap kembali wajahku di cermin yang masih bisu, mataku semakin berkaca. Menetes.
Oh.. Tuhan. Bahkan malam ini ia baru akan jadi milik orang lain, masih milikku. Pun ketika esok ia melantunkan kalimat sakti, ia tetap menjadi kakakku, tapi kenapa sakit sekali rasanya berbagi dengan orang lain. Aku takut kehilangan dia. kakakku satu – satunya.
Oh…. Tuhan, tak bisakah kau biarkan ia tinggal lebih lama lagi bersamaku?
“Kakak, bagaimana mungkin menemukan orang sepertimu? Kau beda, kau spesial, nobody like you!”
cerita selanjutnya: (Mozaik 2) tak ada yang bisa kukatakan, Aku Menyayangimu… Bag.1 >>>



NUMPANG INFO YA BOS… bila tidak berkenan silakan dihapus:-)
LOWONGAN KERJA GAJI RP 3 JUTA HINGGA 15 JUTA PER MINGGU
1. Perusahaan ODAP (Online Based Data Assignment Program)
2. Membutuhkan 200 Karyawan Untuk Semua Golongan Individu (SMU, Kuliah, Sarjana, karyawan dll yang memilki koneksi internet. Dapat dikerjakan dirumah, disekolah, atau dikantor.
3. Dengan penawaran GAJI POKOK 2 JUTA/Bulan Dan Potensi penghasilan hingga Rp3 Juta sampai Rp15 Juta/Minggu.
4. Jenis Pekerjaan ENTRY DATA(memasukkan data) per data Rp10rb rupiah, bila anda sanggup mengentry hingga 50 data perhari berarti nilai GAJI anda Rp10rbx50=Rp500rb/HARI, bila dalam 1bulan=Rp500rbx30hari=Rp15Juta/bulan
5. Kami berikan langsung 200ribu didepan untuk menambah semangat kerja anda
6. Kirim nama lengkap anda & alamat Email anda MELALUI WEBSITE Kami, info dan petunjuk kerja selengkapnya kami kirim via Email >> http://joinkerjaonline.blogspot.com/
boleh.. boleh….
*asal jangan di Hacking aja.. ^^